PENGUMUMAN

bidang pencatatan sipil

AKTA KELAHIRAN : Penetapan Pengadilan Tak Diperlukan Lagi

Drs.Robet Suwandi,MM | Senin, 14 September 2015 - 09:12:00 WIB | dibaca: 28647 pembaca

JAKARTA, KOMPAS - Mahkamah Konstitusi membatalkan ketentuan Undang-Undang Administrasi Kependudukan yang mewajibkan penetapan pengadilan dalam pembuatan akta kelahiran yang terlambat lebih dari satu tahun. MK menilai ketentuan tersebut merugikan hak konstitusional warga negara dan melanggar prinsip keadilan.

Hal itu terungkap dalam putusan uji materi terhadap Pasal 32 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, Sidang dipimpin ketua MK Akil Mochtar.

Dalam pertimbangannya, MK menyatakan, ketentuan mengenai perlunya penetapan pengadilan akan memberatkan masyarakat. Keberatan itu tidak hanya dirasakan masyarakat yang tinggal jauh di pelosok, tetapi juga masyarakat yang tinggal di perkotaan. MK juga mempertimbangkan, proses di pengadilan bukanlah proses yang mudah bagi masyarakat sehingga mengakibatkan terhambatnya hak-hak konstitusional warga negara terhadap kepastian hukum.

“Proses untuk memperoleh akta kelahiran yang membutuhkan prosedur administrasi dan waktu yang panjang serta biaya yang lebih banyak dapat merugikan penduduk. Padahal, akta kelahiran tersebut merupakan dokumen penting yang diperlukan dalam berbagai keperluan. Oleh karena itu, selain beretentangan dengan ketentuan pasal 28D Ayat (1) dan (4) UUD 1945, Pasal 32 Ayat (2) UU No 23/2006 juga bertentangan dengan prinsip keadilan karena keadilan yang tertunda sama dengan keadilan yang terabaikan. “Justice delayed, justice denied,” kata Hakim Konstitusi Mari Farida Indrati.

Selain menghapus ketentuan tentang perlunya penetapan pengadilan, kata Akil, MK juga memberikan tafsir mengenai perlunya persetujuan kepala instansi pelaksana. Menurut MK, kata “persetujuan” tersebut haruslah dimaknai sebagai “keputusan” kepala instansi terkait. Hal itu diperlukan demi menjamin kepastian hukum bagi warga yang meminta pencatatan akta kelahiran.

Uji materi tersebut diajukan Mutholib, warga Surabaya, Jawa Timur, yang memohon akta kelahiran ke Pengadilan Negeri Surabaya dengan nomor register perkara 2194/Pdt/20/PN/Sby. Mutholib kesulitan dalam mengurus pencatatan kelahiran yang melampaui batas waktu karena proses birokrasi yang berbelit-belit.

 

Dengan putusan ini, warga yang terlambat lebih dari satu tahun mencatatkan kelahiran anaknya cukup meminta keputusan tertulis kepada dinas kependudukan dan catatan sipil setempat . Untuk keterlambatan kurang dari setahun (60 hari sampai setahun) , keputusan kepala dinas tidak diperlukan. Mereka hanya membutuhkan persetujuan kepala dinas










    Komentar Via Website : 131
    dian
    24 April 2016 - 09:58:57 WIB


    sy sangat berterima kasih dengan adanya info melalui web ini menjadi penjelas bagi ketidaktahuan masyarakat, dan akan lebih baik lagi dalam rangka mendukung "pemerintahan yang baik, transparan dan akuntable" difasilitasi juga agar kami sebagai masyatakat tahu kira kira berapa lama proses pembuatan akta lahir, dan berapa biayanya. terima kasih.



    ibu dian selamat siang



    sesuai sopnya 14 hari kerja dan tidak dipungut biaya, mkasih


    toriqin
    27 Mei 2016 - 10:05:34 WIB
    Saya bikin akte stlah sudah jadi ternyata ada kesalahan huruf dlm penulisan nama anak saya.apakah bsa d ganti trs gmn proses nya.mksh
    sri eko
    07 Juni 2016 - 12:54:26 WIB
    Ass< mohon info bila ada keluarga kami ingin mengrus surat kenal lahir.Sekedar info, ybs lahir di Jawa Timur, domisili (KTP) Kodya Bekasi, usia 60 tahun. Tidak pernah bersekolah. Prosedur apa yg harus kami tempuh utk mengurus surat kenal lahir yg akan digunakan utk mengurus paspor, Terimakasih
    Ahmad Fahmi Anwari
    25 Juli 2016 - 10:41:49 WIB
    Assalamu'alaykum. maaf admin saya ingin bertanya saat saya daftar BPJS Online No. KK saya tidak ada di database apa belum masuk ke database disdukbekasiil ??terima kasih
    sulis
    03 Agustus 2016 - 13:57:46 WIB
    Selamat siang,,,sy ingin menanyakan dokumen apasaja yg perlu dilampirkan utk pembuatan akta kelahiran,mhn infonya trimakasih
    Siti Rahmawati
    23 Agustus 2016 - 11:31:15 WIB
    Dear admin

    mohon infonya, saya warga Jakarta yang tinggal di Bekasi. kebetulan pada saat melahirkan, saya memilih rumah sakit di bekasi. sehingga anak saya memiliki Surat Keterangan Lahir di Bekasi. Untuk pengurusan Akta kelahiran bagaimana prosesnya. apakah di Jakarta, atau di Bekasi bisa?
    dokumen apa saja yang di perlukan. mengingat keterbatasan waktu memaksa saya harus terlambat mengurus sampai 2th lamanya.
    Mohon responnya, terima kasih
    Lia septiana
    01 September 2016 - 18:17:36 WIB
    Saya mau buat akte kelahiran anak tetapi kata pihak rumh bersalin syarat buat bikin akte harus pakai e-ktp,,masalah ny e-ktp saya dan suami beda alamat apa itu gk bisa trus saya harus buat e-ktp baru yg sama dgn almat KK.
    Iswiyanto
    02 September 2016 - 10:48:18 WIB
    Selamat siang, saya tinggal di perumahan btn di daerah Babelan Kota, Bekasi Utara, tapi ktp saya masih Tangerang dan anak saya sekarang sudah berumur 6 tahun, apakah saya bisa mengurus akta kelahiran anak saya di Bekasi?
    Mohoh pencerahannya bapak/ibu.
    Terimakasih
    Anna
    02 September 2016 - 10:49:16 WIB
    Sy tinggal ditambun mau rubah akte kelahiran anak,harus urusnya kecatatan sipil mana yah
    fista
    23 September 2016 - 13:46:35 WIB
    Saya mau tny, saat menikah yg kedua krn blm ada surat cerai pihak kua menyarankan untuk menikah siri terlebih dahulu br setelah itu menikah resmi, akhir'y thn dpn'y saya menikah resmi walaupun blm ada surat cerai tp buku nikah tdk bs di keluarkan. Bagaimana cara'y saya mengurus akte kelahiran anak2 saya pa krn sdh mulai pd sekolah, makasih
    AwalKembali 123... 14 Lanjut Akhir


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)